Rahasia Anak Sehat adalah Makan Buah dan Sayur


Dilema besar seorang ibu salah satunya adalah punya anak yang susah makan sayur. Yaps, anak saya yang paling besar, abang Kifah hampir gak suka semua sayuran. Dia Cuma suka sayur kangkung yang ditumis, itu pun cuma dimakan bumbunya, dikunyah sebentar dan kemudian dilepeh lagi.

Makanya saya suka bingung mau ngasih Kifah sayuran, ya paling saya akalin dengan bikin nugget sendiri.

Nanti di dalam nugget itu saya masukin brokoli cincang atau parutan wortel. Kalau sayurnya udah masuk ke dalam nugget gini, baru deh bisa masuk ke perutnya Kifah.

Buku Favorit Aldebaran



Dulu, waktu masih cuman punya Kifah, ya pas Kifah balita deh. Saya suka iri. 

Iri sama siapa? 

Iri sama ibu-ibu yang suka beliin anaknya buku bacaan yang harganya sampai jutaan itu loh. Bukunya bagus, anaknya suka bacanya, mamahnya mau beliin, paduan sempurna untuk membesarkan seorang anak.

Pikir saya, waktu itu.

Ketika Mama Tumbang Karena Sakit


Halo, ada yang kangen saya gak sih?

Hadeuh, kepedean aja ya nih emak-emak. Ya salam, ternyata udah berminggu-minggu saya gak isi blog ini atau pun blog yang satunya. Gak nulis beberapa minggu aja kok kayaknya punya utang apa ya gitu, berasa dosa. Hahahah. Ya padahal blog sendiri, gak ada yang nanyain pula, ya mungkin saya udah ketergantungan posting jadi pas gak posting kok kayaknya ada yang aneh.

Eits, udah ah mukadimahnya kepanjangan.

Ketika Anak Mengucapkan Kata-Kata 'Kotor'


Assalamu’alaikum.

Halo, Ma.

Beugh judulnya, kenapa gak dibersihin aja pakai sabun cuci sih kalau kotor, kan jadi bersih? Mwahaha. Saya sengaja tulis “Kata-kata kotor” emang karena kata-kata ini lebih dari sekedar jelek dan buruk. Kata yang sangat tidak pantas dan tidak sopan untuk diucapkan oleh anak atau pun orang dewasa juga sebenernya.

Cuman orang dewasa suka ngeyel kan kalau dibilangin, sering sumpah serapah dan nyebut kata kotor apalagi kalau lagi nongkrong dengan temannya. Padahal menurut aku mah, kapan pun dan dimanapun, kata-kata kotor gak layak untuk digunakan.

Mengapa Saya Memilih Tidak Bekerja

Mengapa Saya Memilih Tidak Bekerja

Openingnya pakai cerita dulu ya, dan tidak bekerja ini maksudnya nggak bekerja kantoran dengan office hours.

Baru-baru ini saya dibuat galau sama pengumuman CPNS. Kenapa? Karena program studi saya ternyata banyak peminatnya. Beberapa kementrian membuka lowongan CPNS bagi lulusan Sarjana Pendidikan Jurusan Kurikulum dan Teknologi Pendidikan.

Yaps, saya mengambil jurusan Kurikulum dan Teknologi Pendidikan di Universitas Pendidikan Indonesia.

Menikah dan Berpisah


Beberapa waktu lalu saya dicurhati ((DICURHATIII)) oleh beberapa temen. Iya, lebih dari dua orang yang curhat dengan masalah yang gak jauh berbeda, yaitu masalah pernikahan, masalah ia dan suaminya.

Sebenernya saya juga agak heran, kenapa mesti curhatnya ke saya? Nikah baru 7 tahun, masih cetek, masih belum bener, masih belum ada apa-apanya. Tapi kenapa ini kenapa masalah mereka "ditake over" ke saya, yang nota bene rumah tangganya masih sering dirundung masalah juga.

Karena Tidak Semua Laki-laki Bisa Mengasuh Anak


"Seneng ya punya suami yang bisa bantuin ngasuh anak."

"Wah, enak. Suami kamu emang suka sama anak kecil, beda sama suami aku yang, yaaa gitu deh."

"Papah kekinian banget sihhh, gendong anak sambil jalan bareng."


Fiuhhhh.


Keluhan-keluhan tersebut sering banget kita denger ya, Ma. Apalagi udah jadi mamak anak 2 atau 3, punya suami yang bisa setrong banget bantuin ngurus anak itu jadi anugrah terindah banget dalam hidup.

Tapi itu sih bayangan waktu sebelum nikah, punya suami yang care banget sama anak kecil. Kalau sekarang sih, yaaa gitu deh. Kadang bisa 'diandalkan' kadang nggak. Titip anak buat pergi ke kamar mandi 5 menit aja udah digedor 5 kali pintu kamar mandinya.

Blog Baru: Tentang Cerita Parenting


Setelah sekian lama menjalani hidup sebagai manusia berjenis kelamin perempuan, ternyata hobi saya memang menjalani dunia kreatif yang bebas. Bebas dari tekanan, bebas dari "suruhan", dan bebas melakukan apa yang saya ingin lakukan.

Dan, alhamdulillah, setelah menekuni dunia blogging, saya jadi kepincut untuk menjalani hobi sebagai Blogger.

Banyaknya hal yang ingin saya tulis, membuat saya mikir, hmm apa bikin blog baru aja ya khusus untuk tulisan anak, parenting, dan pernikahan. Karena apa? Karena blog saya di www.tettytanoyo.com sudah terlalu banyak bercampur dengan life style dan lainnya.