Featured Slider

Cerita Mombassador SGM Eksplor: Tahun Baru, Semangat Baru


Assalamu'alaikum Bunda-bunda hebat. Semoga sehat selalu dan diberi keberlimpahan berkah hidup oleh Allah SWT yaa, amiin.

Di cerita Mombassador SGM Eksplor kali ini, saya mau bercerita tentang liburan akhir tahun kemarin, berbarengan juga dengan liburan sekolah ya, Bunda.

Gimana nih? Kemana aja liburannya? atau seperti Saya yang liburannya banyak berkutat di atas kasur sambil tarik selimut, makan, ngemil, karena selama liburan kemarin musim hujan dan mager parah, males kemana-mana. Hehehe.

Kalau iya, kita tos dulu deh.

Libur yang Beneran Liburan?

Apakah beneran bisa libur yang sebenar-benarnya liburan? 😂😂😂

Sebenernya, sebagai seorang ibu rumah tangga, definisi liburan tuh gak libur-libur banget sih ya. Di rumah masih ngerjain tugas domestik. Bahkan jadi nambah kerjaan juga, sebagai wasit. Eeeaaaa.

Karena yang sekolah libur semua, di rumah serasa di sekolah jadinya, kadang anak-anak tuh makan bareng, main bareng, sampai berantem bareng, mwahahaha.

*Pijit-pijit kening

Definisi liburan memang ga sesungguhnya libur ya, kalau buat ibu rumah tangga, cuma memang ritme aktivitas bisa dibilang lebih slow dari biasanya.

Kalau biasanya setiap hari riweuh bikin sarapan, nah, pas liburan kemarin, sarapannya bisa lebih siang dari pada biasanya.

Dan yang paling berasa adalah ritme mandi, hihihi. Semuanya mau mandi lebih siang dari pada hari biasa ke sekolah.

Tetap Ceria Selama Liburan 


Moment liburan tahun kemarin memang saya dan keluarga gak banyak keluar rumah. Hanya sesekali beli makanan keluar rumah, dan pergi ke mall untuk jalan-jalan. Banyaknya ya di rumah aja.

Dan karena di rumah formasinya lengkap, seperti yang udah saya ceritain di atas, anak-anak jadi lebih banyak beraktivitas bersama adik dan kakaknya.

Di sinilah kadang banyak konflik yang muncul, dimana anak-anak jadi banyak belajar tentang mengendalikan diri dan lebih banyak belajar tentang berinteraksi yang baik satu sama lain.


Di sini memang peran kita sebagai Bunda sangat diperlukan. Bagaimana kita jadi "wasit" yang baik dan adil ketika anak-anak berkonflik.

Dan disini pula lah moment yang tepat untuk mengasah Potensi Prestasi di kecil.

Seperti, bagaimana mereka mengeluarkan ide-ide kreatif mereka ketika bermain. Bagaimana mereka bersosialisasi dan berinteraksi satu sama lain ketika sedang bermain. Bagaimana mereka saling berkomunikasi dan bekerja sama, dan lain sebagainya.


Karena menurut penelitian di Amerika Serikat, anak yang dididik penuh dengan persaingan, maka ketika besar akan tumbuh menjadi anak yang mudah tersulut isu rasisme, dan merasa orang lain itu adalah kompetitornya.

Wah, sayang sekali ya Bunda, kalau anak tumbuh dengan perasaan seperti itu hingga dewasa. 

Maka ada baiknya memang kita asah terus Potensi Prestasi Supel mereka sejak kecil, agar ketika besar nanti ia menjadi Generasi Maju yang bukan hanya cerdas untuk diri sendiri saja, melainkan mampu berkolaborasi dengan orang lain untuk bersama-sama membangun bangsa dan negara serta bermanfaat untuk masyarakat luas.


Melatih Potensi Prestasi dengan Bermain di Rumah


Seperti yang sudah saya singgung di atas, bermain bisa menjadi salah satu cara untuk mengasah Potensi Prestasi si kecil sejak dini.

Biasanya saya mengajak anak-anak untuk memainkan mainan-mainan mereka dengan sentuhan imajinasi.

Dan anak-anak terutama Aldebaran yang memasuki usia 3 tahun sangat senang berimajinasi dengan mainan-mainannya.

Si kecil pun jadi banyak bertanya dan kritis ketika bermain. Misalkan ketika sedang melihat mainan binatang, ia akan bertanya "Hewan ini apa namanya? Makannya apa? Tinggalnya dimana?" dan lain sebagainya.


Ketika anak-anak rebutan mainan pun sebenernya kita bisa mengasah potensi supel mereka lho Bunda.

Kita bisa mengajarkan bagaimana cara meminjam barang atau mainan yang baik, bagaimana cara bicaranya, bagaimana cara minta maaf, dan lain-lain.


Sebenernya banyak cara sederhana yang bisa dilakukan ketika liburan di rumah, apalagi bisa sambil mengasah Potensi Prestasi si kecil.


Jangan lupa juga dukung terus nutrisi dan gizi si kecil dengan menu makanan seimbang 4 bintang dan lengkapi gizinya dengan susu SGM Eksplor dua kali sehari yakni pada saat  sarapan pagi dan malam hari sebelum tidur.

Mudah-mudahan di tahun baru ini makin semangat membersamai tumbuh kembang si kecil agar Potensi Prestasinya makin terasah dan jadi Generasi Maju di masa yang akan datang.

Itu dia cerita liburan saya beserta anak-anak di rumah. Bagaimana cerita liburan Bunda? Makin semangat kan di tahun baru?

Sharing yuk, di kolom komentar.


Cerita Mombassasor SGM Eksplor: Apakah Saya Seorang Bunda Generasi Maju?


Halo Bunda, apa kabarnya? Bagaimana hari ini apakah bahagia?

Dalam series Cerita Mombassador SGM Eskplor kali ini, saya ingin membahas sesuatu yang mungkin sepele jika dipikirkan dan dikatakan, yaitu kebahagiaan.

Bulan lalu, booming film tentang Ibu rumah tangga, yaitu Kim Ji Young Born 1982. Saya sendiri sempat menontonnya di bioskop bersama sahabat saya Amel, disela-sela kesibukan kami sebagai Ibu rumah tangga.

Cerita Mombassador SGM Eksplor: Mengembangkan 5 Potensi Prestasi Anak Usia Dini


Penghujung  tahun hampir tiba, rasa-rasanya tahun demi tahun cepat sekali berganti dan bertambah ya Bunda, tak terasa, usia kita dan usia anak-anak pun terus melaju, bertumbuh, dan berkembang.

Dua tahun menjadi seorang Mombassador SGM Eksplor, membuat saya semakin banyak belajar dan bertanya ke dalam diri sendiri.

Apakah saya sudah benar dalam mendidik dan membesarkan anak? Rasa-rasanya kok, masih ada yang kurang.

Apakah saya kurang belajar? apakah saya kurang ilmu?

Pengalaman Bergabung di Komunitas Mombassador SGM Eksplor


Seringkali saya merasa dan mengamati, bahwa salah satu hal yang paling membuat ‘down’ seorang ibu rumah tangga adalah  hilangnya kepercayaan diri, kesempatan untuk berkembang, underestimate terhadap diri sendiri, kurang pergaulan dan lain sebagainya.

Hal itu lah yang saya rasakan dulu. Memilih tidak bekerja dan menjadi full time ibu rumah tangga mejadi tantangan tersendiri. Maka dari itu, saya sering share manfaat dari berkomunitas untuk mengembangkan diri untuk ibu rumah tangga.

Salah satu komunitas yang saya ikuti adalah komunitas Mombassador SGM Eksplor yang diprakarsai oleh SGM Eksplor dan Sari Husada sebagai wadah untuk saling berkomunikasi, mengembangkan diri dan apresiasi untuk para Bunda yang setia menjadi Bunda Generasi Maju SGM Eksplor.


Yuk Ikutan Klub Bunda SGM: Kumpulkan Poinnya Tukarkan Hadiahnya




Sebagai seorang ibu, memenuhi kebutuhan nutrisi si kecil adalah hal yang utama.

Setelah si kecil lahir, ASI adalah pilihan utama untuk memenuhi kebutuhan gizi dan nutrisinya, dilanjutkan dengan Makanan Pendamping ASI (MPASI).

Setelah si kecil besar, salah satu hal yang saya lakukan untuk menambah nutrisi si kecil yang ada di dalam masa pertumbuhan dan perkembangan adalah dengan memberikan susu pertumbuhan, yang kaya gizi dan bisa memenuhi kebutuhan nutrisi otak dan tubuh si kecil.